Tokoh Bicara

Tahura Djuanda Jaga Bandung Raya dari Bencana

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan mendukung adanya upaya penyelamatan Taman Hutan Raya Djuanda (Tahura Djuanda) yang berada di Kawasan Bandung Utara agar terhindar dari tindakan perusakan alam.

“Kawasan KBU itu sepertinya mengajak semua pihak untuk menata lingkungan agar tidak menjadi sumber bencana. Keberadaannya juga untuk menjaga kesejukan kota,” ucap Ferry saat ditemui “PRLM” seusai acara ‘Grand Launching’ Pelayanan Pertanahan bagi Warga se-Bandung Raya saat pelaksanaan Car Free Day Dago, di Bandung, Minggu (14/6/2015).

Ferry menilai, Tahura Djuanda merupakan bentuk model taman hutan yang seharusnya bisa terdapat di banyak tempat di Bandung Raya. Sebab, keberadaan taman hutan bisa menjaga ekosistem tapi disisi lain masyarakat pun dapat turut menikmatinya melalui penataan yang tepat.

“Tahura Djuanda (merupakan) bentuk model taman hutan yang (bisa) terdapat dibanyak tempat di Bandung. (Karena) sebuah taman dapat memelihara ekosistemnya tapi masyarakat bisa memanfaatkannya melalui penataan sebuah taman,” katanya.

Oleh karena itu, Ferry pun kemudian mengajak semua pihak untuk duduk bersama membenahi dan menjaga KBU. Sehingga dia pun tak ingin mengungkit kembali siapa yang salah serta yang dipersalahkan dalam persoalan Tahura Djuanda.

“Mari kita benahi tata kota dengan duduk bersama tanpa melihat kebelakang untuk sekedar siapa yang berbuat salah dan dipersalahkan. Mari kita menatap kedepa untuk mewujudkan Kota Bandung yang sejuk dan indahnya luar biasa. Feels like at home,” ujar Ferry.

Ketika ditanya mengenai keberadaan kampung adat di dalam Tahura Djuanda, Ferry mengaku akan memberikan penghormatan kepada mereka dengan menerbitkan hak komunal. Sebab, Ferry yakin keberadaan kampung adat di suatu wilayah akan turut menjaga dan melestarikan hutan.

“Hak komunal merupakan bentuk penghormatan bagi masyarakat adat. Mereka sudah eksis lama disana tentu kita lindungi dan biarkan tetap hidup. (Keberadaan) masyarakat adat tidak akan merusak lingkungan,” ujarnya.

Ferry menambahkan, untuk mempercepat pemberian hak komunal kepada masyarakat adat di Tahura Djuanda pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu. Dengan begitu, keberadaanya akan memelihara Tahura Djuanda.

– Sumber : Tahura Djuanda Jaga Bandung Raya dari Bencana

 

 

BERITA TERBARU
Acara THR.Ir.H.Djuanda, Labo KRETA HERBSAYS, Bandung Sketcwalk.
PIKNIK DI HUTAN Dengan mengangkat tema “Berpiknik Bergembira Bersama” dan “Merayakan Toleransi Keb......


PIC_0669
TAHURA Trail Running Race 2017 23 Januari 2017 Tahura Trail Running Race 2017 event tahunan lari marathon diselenggarakan oleh Indo......


Tahura Tahun Baru
Selamat Tahun Baru 2017     Segenap Pimpinan & Staff Tahura Ir. H. Djuanda mengucapkan…. ” SELAMAT......


IMG_20161228_105405
Penanaman Pohon Obat Tradisional Berdasarkan kenyataan hingga sekarang sumber simplisia nabati sebagian masih diperoleh dengan meneb......


FB_IMG_1482452094333
Festival Cikapundung Festival ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperbaiki kawasan sungai Cikapundung agar tidak terc......


'