Marasi                              

Flora

Kileho Bodas
  • Tahura Ir. H. Djuanda
  • Flora
Gandar Lutung
  • Tahura Ir. H. Djuanda
  • Flora
Mahoni Uganda
  • Tahura Ir. H. Djuanda
  • Flora

Mari, Jelajahi Tahura!

Temukan harmoni antara konservasi alam dan kunjungan wisata Anda.

Pesan tiket sekarang
aerial-view-of-large-sustainable-electrical-power

Marasi

Kayu marasi (I). (Hymenaea courbaril)

Hymenaea courbaril adalah salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Fabaceae (suku polong-polongan). Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah dengan rentang sebaran mulai dari Meksiko hingga kawasan tropis Amerika. Di Indonesia tumbuhan ini dikenal dengan nama kobari atau locus. Nama ilmiah Hymenaea courbaril pertama kali dipublikasikan oleh botanis Carolus Linnaeus dalam Species Plantarum tahun 1753.

Buahnya, yang juga dikenal sebagai locust, merupakan makanan utama bagi masyarakat adat. Mereka yang memakannya tidak menganggap baunya mengganggu. Daging buahnya, meskipun baunya agak menyengat, memiliki rasa manis; dikonsumsi mentah; dapat dikeringkan dan diubah menjadi bubuk untuk dicampurkan ke dalam kue, kerupuk, dan sup; dan dapat dicampur dengan air untuk membuat minuman yang disebut "atole". Daging buah di dalam cangkang kerasnya tampak seperti serat larut mini yang mudah larut dalam air atau susu, yang kemudian mengental. Beberapa orang menambahkan gula untuk menambah rasa manis. Jika dikonsumsi mentah, buah ini cenderung menempel di mulut seperti debu kering. Buah ini merupakan salah satu makanan nabati terkaya yang dikenal karena konsentrasi pati dan proteinnya yang tinggi.

Sumber : Ganjar Wiguna (@ganjarwiguna7435)

 


    Bagikan artikel ini di: